Menyusui dan Susah Tidur pada Bayi

Ditulis oleh: Redaksi Klikdokter.com

Menyusui dan Susah Tidur pada Bayi

Setelah masa persalinan, tahapan yang menjadi “tantangan” baru adalah masa menyusui. Karena pada masa ini bayi seringkali terbangun pada tengah malam dan membutuhkan ASI yang menyebabkan pola tidur Ibu dan bayi menjadi tidak teratur.

Baca Juga: Mempelajari Pola Tidur Bayi 5 Bulan

Sejumlah penelitian mengemukakan bahwa masalah susah tidur pada bayi disebabkan oleh beberapa aktivitas Ibu yang salah seperti:

Mengkombinasikan Menyusui ASI dan Susu Botol

Gabungan menyusui ASI dan botol dapat mengacaukan proses alami pada tubuh Ibu, sebab setelah Ibu menyusui payudara akan memberikan sinyal ke otak agar tubuh bisa memproduksi lebih banyak susu untuk jadwal menyusui selanjutnya. Jika menggabungkan pola menyusui ASI dan susu botol maka jumlah susu yang diproduksi akan berkurang, kebutuhan susu anak tidak dapat terpenuhi dengan baik dan menyebabkan susah tidur.

Menyusui Sampai Anak Tertidur

Kebiasaan ini dapat menyebabkan masalah pada pola tidurnya, untuk mencegah hal ini Ibu dapat mencoba mengubah pola kebiasaan ini seperti mengubah waktu atau lamanya waktu menyusui dengan menyusui anak lebih awal. Dengan cara ini bayi akan belajar untuk mulai tidur sesuai jam tidurnya sendiri.

Pola Makan

Pola makan Ibu dapat mempengaruhi produksi ASI. Jika asupan makanan Ibu kurang terutama jumlah kalorinya maka bayi pun tidak dapat terpenuhi kebutuhan menyusuinya dan masih terasa lapar walaupun telah menyusu. Ibu sebaiknya selalu mengkonsumsi makanan yang sehat dan banyak meminum air putih dan susu untuk mendukung persediaan ASI di dalam tubuh.

Baca Juga: Menu Sehat Seharian untuk Anak

Pemahaman Salah Tentang Makanan Padat Dapat Membantu Tidur Anak

Hal ini sama sekali tidak mempengaruhi pola tidur bayi dan dokter pun tidak merekomendasikan bayi diberikan makanan padat sebelum usia 6 bulan. Minum PRENAGEN lactaanak 2x sehari karena PRENAGEN lactaanak dapat membantu Ibu memenuhi kualitas ASI serta asupan nutrisi yang dibutuhkan seperti AA, Kolin, Omega 3 dan 6 yang baik untuk perkembangan otak anak.