Ketika sedang hamil, kebutuhan tubuh Ibu tentu berbeda dibandingkan sebelum masa kehamilan. Nutrisi ibu hamil perlu mendapat perhatian khusus karena asupan gizi yang diterima bukan hanya untuk menjaga kesehatan Ibu, tetapi juga memastikan perkembangan janin berjalan optimal. Oleh sebab itu, Ibu perlu memahami jenis nutrisi yang wajib dipenuhi selama masa kehamilan agar janin tumbuh sehat dan sempurna.
Simak panduan lengkap berikut tentang nutrisi ibu hamil yang wajib Ibu konsumsi serta tips mudah untuk memenuhi kebutuhan tersebut setiap hari, ya, Bu!
Kalori merupakan sumber energi penting selama kehamilan untuk menunjang tumbuh kembang janin. Pada trimester pertama, kebutuhan kalori ibu hamil tidak mengalami perubahan signifikan dibandingkan sebelum hamil, sekitar 2.000 kkal per hari. Namun, memasuki trimester kedua, kalori perlu ditingkatkan menjadi sekitar 2.200 kkal per hari, lalu pada trimester ketiga sekitar 2.400 kkal per hari, karena kebutuhan energi janin semakin meningkat. Pastikan asupan kalori tersebut berasal dari makanan sehat dan bergizi seimbang.
Asam folat memiliki peran sangat penting dalam pembentukan sistem saraf pusat janin dan membantu mencegah cacat tabung saraf seperti spina bifida dan anencephaly. Ibu hamil disarankan mengonsumsi sekitar 400 mikrogram asam folat per hari. Sumber asam folat yang baik antara lain sayuran hijau (seperti brokoli dan bayam), kacang-kacangan, alpukat, jeruk, dan beras merah.
Ayo, simak daftar makanan yang mengandung asam folat dalam jumlah tinggi untuk mendukung kesehatan ibu hamil dan pertumbuhan janin, di sini: Makanan yang Mengandung Asam Folat untuk Ibu Hamil.
Protein membantu pembentukan jaringan tubuh janin seperti otot, tulang, dan otak. Nutrisi ibu hamil yang satu ini juga membantu pembentukan sel darah merah dan memperkuat sistem kekebalan tubuh ibu hamil. Ibu hamil perlu sekitar 70 gram protein per hari, yang bisa didapat dari telur, ikan, ayam, daging merah, tahu, tempe, dan susu.
Asupan kalsium yang cukup penting bagi pembentukan tulang dan gigi janin, serta menjaga kesehatan tulang ibu agar tidak mengalami osteoporosis setelah masa kehamilan. Kebutuhan asupan kalsium untuk ibu hamil usia di atas 24 tahun adalah sekitar 1.200 mg per hari, sementara untuk ibu hamil di bawah 24 tahun sekitar 1.200-1.500 mg per hari. Sumber kalsium terbaik antara lain susu dan produk olahannya, ikan salmon, bayam, serta brokoli.
Asam lemak omega-3 penting untuk perkembangan otak, sistem saraf, dan penglihatan janin. Sedangkan omega-6 membantu menjaga sistem imun dan pertumbuhan yang optimal. Kedua nutrisi ini tidak diproduksi tubuh, jadi wajib diperoleh dari makanan seperti ikan salmon, tuna, kacang-kacangan, minyak biji-bijian, atau susu khusus ibu hamil yang diperkaya DHA.
Zat besi sangat penting untuk pembentukan sel darah merah yang membawa oksigen ke janin serta mencegah anemia pada ibu hamil. Kebutuhan zat besi ibu hamil sekitar 27 mg per hari. Kekurangan zat besi bisa menyebabkan anemia yang berbahaya bagi kesehatan ibu dan janin. Sumber zat besi terbaik antara lain daging merah, hati ayam, bayam, brokoli, dan kacang-kacangan.
Buah-buahan seperti jeruk, stroberi, kiwi, dan melon juga dapat membantu meningkatkan kadar hemoglobin (Hb) karena kandungan vitamin C-nya, yang mendukung penyerapan zat besi dalam tubuh. Lihat daftar buah penambah Hb selengkapnya di sini: 13 Buah Penambah Hb untuk Ibu Hamil untuk Cegah Anemia.
Kolin membantu perkembangan otak dan sistem saraf janin serta mencegah cacat tabung saraf. Konsumsi kolin yang dianjurkan untuk ibu hamil sekitar 400 mg per hari. Nutrisi ini bisa didapatkan dari telur, susu, daging ayam, salmon, dan kacang almond.
Serat penting untuk menjaga kesehatan pencernaan ibu hamil dan membantu mengurangi risiko sembelit selama kehamilan. Selain itu, konsumsi serat yang cukup juga membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh janin, terutama dalam mengurangi risiko alergi setelah lahir. Sumber serat alami bisa didapat dari buah-buahan segar, sayuran hijau, oatmeal, gandum utuh, dan kacang-kacangan.
Bagi Ibu sendiri, serat ini berguna loh untuk kesehatan pencernaan Ibu. Yuk, lihat penjelasannya di sini: Kebutuhan Nutrisi Ibu Hamil pada Trimester 1, 2, 3.
Vitamin D membantu tubuh dalam penyerapan kalsium untuk pembentukan tulang dan gigi janin. Kekurangan vitamin D selama kehamilan bisa menyebabkan preeklampsia dan gangguan pada pertumbuhan janin. Konsumsi vitamin D yang dianjurkan sekitar 600 IU per hari, bisa diperoleh dari sinar matahari pagi serta ikan seperti salmon dan tuna.
Vitamin C penting untuk pembentukan kolagen, jaringan tubuh, tulang, dan gusi janin serta membantu penyerapan zat besi dalam tubuh. Ibu hamil dianjurkan mengonsumsi sekitar 85 mg vitamin C per hari yang bisa didapat dari buah-buahan seperti jeruk, kiwi, stroberi, dan sayuran hijau.
Berikut beberapa tips praktis yang bisa membantu Ibu memenuhi kebutuhan nutrisi ibu hamil secara optimal setiap hari:
Untuk menghindari mual dan menjaga agar energi tetap stabil, makanlah dalam porsi kecil namun dengan frekuensi yang lebih sering sepanjang hari. Cara ini membantu penyerapan nutrisi lebih efektif dan mengurangi ketidaknyaman pencernaan.
Jangan hanya mengonsumsi satu jenis makanan saja. Cobalah variasi makanan sehat setiap hari seperti ikan, telur, daging tanpa lemak, sayuran hijau, kacang-kacangan, buah-buahan segar, hingga susu ibu hamil untuk memenuhi berbagai kebutuhan nutrisi penting.
Kombinasikan makanan kaya zat besi dengan makanan tinggi vitamin C untuk meningkatkan penyerapan zat besi. Contohnya, konsumsi daging sapi atau bayam bersama jeruk atau stroberi.
Untuk memastikan asupan nutrisi ibu hamil terpenuhi dengan optimal, Ibu bisa mengonsumsi susu khusus ibu hamil seperti PRENAGEN. Susu ini diformulasikan khusus dengan kandungan zat besi, asam folat, omega-3 dan omega-6, serta kolin yang dibutuhkan selama masa kehamilan.
Olahraga ringan seperti jalan kaki atau yoga khusus ibu hamil bisa membantu tubuh menyerap nutrisi lebih optimal. Selain itu, istirahat yang cukup akan menjaga kesehatan fisik dan mental ibu selama kehamilan.
Dengan memahami pentingnya nutrisi ibu hamil serta mengikuti tips di atas, Ibu bisa lebih percaya diri dalam menjalani kehamilan dengan sehat dan bahagia. Jangan lupa berkonsultasi dengan dokter kandungan untuk memastikan kebutuhan nutrisi ibu hamil terpenuhi dengan tepat.
Agar tidak bosan, usahakan untuk menggunakan berbagai bahan makanan yang diolah secara berbeda. Yuk cari tahu buah-buahan yang mengandung serat, vitamin dan mineral yang baik untuk menjaga kesehatan dan imun tubuh Ibu serta mendukung perkembangan buah hati disini ya Bu: 15 Buah Untuk Ibu Hamil & Perkembangan Buah Hati.
Selain itu, ditambah dengan mengonsumsi dua gelas susu khusus ibu hamil PRENAGEN, nutrisi ibu hamil harian yang penting akan tetap terpenuhi demi bayi yang sehat.