Panduan Lengkap Cara Memijat Bayi agar Tidak Rewel

Ditulis oleh: Redaksi Klikdokter.com

Panduan Lengkap Cara Memijat Bayi agar Tidak Rewel

Bagi para Ibu yang baru saja memiliki bayi, merawat bayi memang menjadi tantangan tersendiri, terutama ketika bayi sedang rewel atau mengalami sakit badan. Salah satu metode yang efektif untuk menenangkan bayi sekaligus merawat tubuh bayi secara alami adalah dengan melakukan pijat bayi atau urut bayi. Pijatan yang dilakukan dengan benar tidak hanya membuat bayi merasa rileks dan nyaman, tetapi juga mendukung pertumbuhan fisik serta perkembangan emosionalnya.

Namun, banyak Ibu yang masih bingung tentang cara memijat bayi yang benar dan aman. Untuk itu, mari pelajari secara lengkap mengenai cara memijat bayi yang baik, manfaat pijat bayi, serta langkah-langkah praktis memijat setiap anggota tubuh bayi dengan aman dan nyaman.

Baca Juga: Pahami dan Waspadai Penyakit Kuning Pada Bayi

Persiapan Sebelum Memijat Bayi

Sebelum Ibu mulai melakukan pijat bayi, ada beberapa persiapan penting yang harus diperhatikan agar prosesnya berjalan dengan lancar dan aman:

  • Pastikan tangan Ibu bersih dengan mencuci menggunakan sabun dan air hangat agar bayi terhindar dari risiko infeksi.
  • Siapkan ruangan yang hangat dan tenang agar bayi merasa nyaman.
  • Gunakan baby oil atau minyak telon secukupnya untuk mempermudah proses pijatan.
  • Ibu bisa memutar alunan musik lembut untuk menciptakan suasana rileks.
  • Letakkan bayi di atas permukaan yang nyaman seperti matras lembut atau pangkuan Ibu.

Cara Memijat Bayi pada Tiap Anggota Tubuh dengan Benar

Berikut langkah-langkah detail cara pijat bayi yang benar untuk setiap bagian tubuh bayi:

1. Memijat Kaki dan Pergelangan Kaki

Mulailah pijatan dari area kaki bayi, karena kaki merupakan bagian tubuh bayi yang paling mudah untuk dipijat. Pegang pergelangan kaki bayi dengan lembut, lalu usap lembut dari pangkal paha hingga pergelangan kaki secara perlahan. Ibu bisa melakukan gerakan melingkar kecil menggunakan jempol di telapak kaki bayi. Pijatan kaki ini bisa membantu bayi tidur nyenyak dan merasa lebih nyaman, terutama jika bayi prematur.

2. Memijat Perut dengan Teknik “I Love U”

Pijat perut bayi dengan teknik pijatan “I Love U” sangat efektif untuk mengurangi kolik atau kembung pada bayi. Caranya, gunakan tiga jari tangan Ibu untuk mengusap lembut perut bayi. Mulai dari sisi kiri bayi ke bawah (huruf I), lalu dari kanan atas ke kiri bawah membentuk huruf L, dan terakhir bentuk huruf U dari kanan atas, ke kiri atas perut. Ulangi beberapa kali secara lembut untuk meredakan ketidaknyamanan pada tubuh bayi.

3. Memijat Lengan Bayi

Pegang tangan bayi dengan lembut, kemudian tepuk-tepuk ringan sepanjang lengan. Mulai dari bahu hingga pergelangan tangan bayi secara perlahan, lalu lakukan gerakan mengurut lembut dari atas ke bawah. Cara memijat bayi seperti ini bisa membuat bayi lebih rileks sekaligus meningkatkan sirkulasi darah.

4. Memijat Punggung Bayi

Letakkan bayi dalam posisi tengkurap di pangkuan atau di atas permukaan yang nyaman. Gunakan telapak tangan untuk mengusap lembut dari bagian leher menuju pantat bayi secara perlahan. Ibu juga bisa menggunakan ujung jari untuk membuat gerakan melingkar kecil sepanjang tulang belakang bayi untuk meredakan pegal atau sakit badan pada bayi.

5. Memijat Kepala dan Wajah Bayi

Pijatan di bagian kepala bayi juga penting untuk memberikan rasa nyaman dan mengurangi kerewelan. Mulai dengan meletakkan tangan Ibu di bagian belakang kepala bayi, lalu usap lembut kulit kepala bayi secara perlahan menggunakan ujung jari Ibu. Selanjutnya, pijat dengan lembut bagian wajah bayi mulai dari alis, hidung, pipi, hingga dagu dengan gerakan memutar lembut.

Manfaat Memijat Bayi yang Perlu Ibu Ketahui

Selain mengetahui cara memijat bayi yang benar, penting juga bagi Ibu untuk memahami manfaat pijat bayi secara keseluruhan. Berikut adalah beberapa manfaat penting dari rutin melakukan pijatan pada bayi:

  • Meningkatkan Ikatan Emosional: Kontak fisik antara Ibu dan bayi saat pemijatan bisa memperkuat hubungan emosional, meningkatkan rasa kasih sayang, serta kepercayaan bayi terhadap Ibu.
  • Mengurangi Rewel dan Membuat Tidur Lebih Nyenyak: Pijatan lembut terbukti efektif membuat bayi rileks, mengurangi stres, serta membantu bayi tidur lebih nyenyak.
  • Melancarkan Pencernaan Bayi: Teknik pijatan seperti teknik “I Love U” dapat membantu mengatasi masalah pencernaan seperti kolik, kembung, dan sembelit.
  • Menstimulasi Perkembangan Motorik: Dengan pijatan, sirkulasi darah bayi akan meningkat, membantu perkembangan motorik, otot, dan tulang bayi menjadi lebih kuat.
  • Meningkatkan Kecerdasan dan Perkembangan Saraf: Pemijatan yang rutin merangsang pertumbuhan sistem saraf bayi, sehingga mendukung perkembangan otak yang optimal, terutama pada bayi prematur yang membutuhkan stimulasi tambahan.

Cara Memijat Bayi Agar Tidak Rewel atau Sakit Badan

Jika bayi sering rewel atau tampak mengalami ketidaknyamanan, pijatan bisa menjadi solusi efektif yang membuat bayi tenang. Fokuskan pijatan pada area tertentu seperti perut, kaki, punggung, atau kepala bayi secara bergantian. Pastikan pijatan dilakukan dengan lembut, perlahan, dan konsisten sehingga bayi merasa nyaman dan rileks.

Hindari memijat bayi ketika ia sedang menangis atau terlalu lapar karena bisa membuat bayi semakin tidak nyaman. Pilihlah waktu ketika bayi tampak tenang, misalnya sebelum tidur malam, agar pijatan bisa memberikan manfaat optimal bagi bayi.

Baca Juga: 6 Cara Menjemur Bayi agar Tetap Sehat

Hal Penting yang Harus Diperhatikan dalam Memijat Bayi

Ada beberapa hal yang perlu Ibu perhatikan saat memijat bayi agar aktivitas ini aman dan memberikan manfaat maksimal:

  • Jangan melakukan pijatan terlalu kuat atau kasar karena tubuh bayi masih sangat sensitif.
  • Hindari memijat bayi segera setelah makan atau saat bayi sedang demam tinggi atau dalam kondisi sakit yang serius. Jika bayi tampak tidak nyaman, hentikan segera pijatan.
  • Pastikan suhu ruangan nyaman agar bayi tidak merasa kedinginan atau kepanasan selama pemijatan.
  • Selalu pantau reaksi bayi. Jika bayi menunjukkan tanda ketidaknyamanan, hentikan atau kurangi tekanan pada pijatan.

Dengan mengikuti panduan lengkap ini, kini Ibu sudah lebih siap dan percaya diri dalam melakukan pijat bayi di rumah. Jadikan momen memijat bayi ini sebagai aktivitas rutin yang menyenangkan bagi Ibu dan buah hati agar hubungan emosional semakin erat dan bayi tumbuh sehat, nyaman, serta bahagia.